Kamis, 30 November 2017

Resep Tempe Penyet Sambal Terasi Kemangi Pedas Nikmat - Vemale

[unable to retrieve full-text content]

Resep Tempe Penyet Sambal Terasi Kemangi Pedas Nikmat
Vemale
Vemale.com - Makan tanpa sambal bagi beberapa orang mungkin akan terasa kurang nikmat. Beberapa orang di tanah air adalah penyuka sambal. Semakin pedas sambalnya, segala masakan yang ada nampaknya akan terasa semakin menggoda dan menggugah selera ...



http://ift.tt/2nhZCBJ

Resep Irit Akhir Bulan, Tumis Tahu Kecap Super Simpel - Vemale

Vemale.com - Jika akhir bulan sedang seret tapi tetap ingin makan enak, kamu bisa memanfaatkan tahu sebagai menu yang menyelamatkan akhir bulanmu yang hemat. Seperti misalnya mencoba tumis tahu kecap berikut ini.

Bahan-bahan:

  • 1 kotak tahu putih, potong dadu, goreng setengah matang
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap manis
  • garam dan gula secukupnya

Bumbu halus:

  • 2 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 4 buah cabai rawit

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan saus tiram dan kecap manis. Masukkan tahu yang sudah digoreng dan tuang sedikit air.
  2. Masak hingga air habis, sedap dan meresap pada tahu. Jadi deh.

Gampang banget kan? Menu tahu kecap ini cocok banget buat menu akhir bulan yang irit.

(vem/feb)
BACA JUGA YANG INI


http://ift.tt/2zBYcnu

RESIPI PUCUK PAKU DAN PETOLA TUMIS BELACAN

rsz_pucuk_paku_sama_petola
Assalammualaikum, salam semua..Entah bila punya resipi che mat lupa taruk kat blog. Jadi malam ni marilah kita tengok resipi mudah cara2 kau nak menghabiskan stok2 sayur yang mula kelihatan uzur dalam peti sejuk masing2. Tak salah kita gabungkan beberapa jenis sayur dalam satu masakan, alaa macam sayur lodeh tu, kau tengok lah berapa banyak jenis dimasukkan sekali. Macam dalam gambar kat atas tu, che mat gabungkan pucuk paku merah dengan petola...mesti hairan, yea dak. Tapi kau percayalah nak, tak rugi mencuba, sedap okeh, lawankan pulak dengan ikan goreng dan sambal belacan. Satu lagi kalau menu2 macam ni, tak boleh dimeriahkan sangat dengan lauk pauk yang macam2, nanti rasa tak sedap sebab dah bercampur aduk. Dia kena yang simple2 jer, nasi panas, sambal belacan, ikan goreng dan kicap.....atau kalau suka kau bikin telur mata. nasi tu masak lembut sikit, baru terangkat masa makan....tak padang yang lain dah wakk!..

BAHAN-BAHANNYA :-)
1 cekak pucuk paku jenis merah
1 biji petola manis saiz sederhana
1 camca besar sos tiram
1 biji bawang besar
2 ulas bawang putih
1 inci belacan
10 tangkai cili padi kampung
Garam secukup rasa
1/2 cawan air
Hirisan cili merah untuk hiasan

CARA MEMBUATNYA :-)
  1. Pucuk paku merah diasingkan dari tangkainya, cuci dan toskan. Petola manis dikupas kulit hingga bersih, cuci, toskan dan potong sederhana tebal. Tumbuk bawang besar, bawang putih, belacan dan cili padi hingga halus. Ketepikan.
  2. Panaskan 2 atau 3 camca besar minyak masak. Tumis bahan2 tumbuk halus tadi hingga harum, guna api kecil dan kacau sentiasa. Masukkan sos tiram, kacau dan tuang air. Biarkan mendidih. Masukkan petola dan juga pucuk paku, kacau rata.
  3. Masak hingga petola dan pucuk paku lembut. Perasakan dengan garam secukupnya, dan jika suka berkuah, boleh tambah sedikit atau secukupnya air panas. Rasa dan jika ok boleh matikan api. Hias dengan hirisan cili merah (jika suka), hidangkan dengan nasi panas dan lauk2 lain. Sedap dimakan panas... Selamat mencuba!!

TAU FOO VARAVAL



TAU FOO VARAVAL

500 gm tau foo keras, di lecekan kasar

2 biji bawang besar,di hiris halus

1 cm halia,ditumbuk

5 ulas bawang putih,ditumbuk

1 biji buah tomato,dicincang

3 s/m serbuk kari daging

½ s/m serbuk chilie

1 s/t serbuk garam masala

1 s/m jus asam java,jika suka masam (saya tak masuk)

½ cawan air

Garam dan perasa secukup rasa ( kena rasa masin sedikit baru sedap )

1 s/t jintan manis

1 batang kayu manis

1 kuntum bunga lawang

4 tangkai chilie kering,dipotong 2

4 tangkai daun kari

3 s/m minyak

1.    Panaskan kuali nonstick dan panaskan minyak. Masuk jintan manis,kayu manis dan bunga lawang biarkan sebentar. Masuk bawang,bawang putih and halia tumis hingga hilang bau bawang putih dan halia.

2.    Masukkan daun kari dan chilie kering tumis lagi. Masuk tomato dan kacau rata dan masak hingga tomato hancur dan naik minyak,

3.    Masukkan bahan2 serbuk dan kacau rata dan tuangkan air dan kacau rata. Biarkan sampai air kering sedikit dan naik minyak. Masukkan garam dan perasa kacau rata.

4.    Masukkan tau foo dan kacau sebati dan goreng hingga kering. Hidangkan bersama nasi dan rasam.

Nota: jika suka boleh juga di campurkan dengan sedikit ikan bilis atau pun daging ayam atau pun udang cincang. Yang ini saya buat cara vegetarian.






PASAR PAPRINGAN, DESTINASI WISATA KULINER UNIK DI TEMANGGUNG



Saat ini, animo masyarakat kita untuk berwisata sangat tinggi ya teman-teman,  karena saat ini kita sudah sadar betul, fungsi berwisata, selain untuk mencari hiburan, menambah pengalaman, juga menikmati dan mencari pengalaman baru mengunjungi berbagai fasilitas wisata yang unik dan banyak tersedia di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu saat ini tentu dengan berbagai media sosial yang tersedia, kita bisa share pengalaman ketika kita berwisata atau berkunjung ke daerah lain ya, tentu akan menyenangkan jika bisa berbagi pengalaman ke teman-teman atau keluarga kita.

Selain itu sekarang ini ada banyak kemudahan dalam merencanakan perjalanan wisata kita, baik itu dalam pemesanan tiket pesawat, Kereta, Hotel, dll semua makin mudah, karena kita tinggal memesan via online. Kalau dulu pesan hotel harus browsing dulu satu persatu, cek harga satu persatu, atau telp langsung ke hotel di suatu kota untuk menanyakan apakah ada tersedia kamar kosong atau untuk pemesanan di tanggal tertentu, sekarang ini tidak perlu repot lagi seperti itu.

Pemesanan hotel sangat mudah sekali, cukup buka aplikasi Traveloka, kemudian kita pilih hotel di dekat lokasi kita akan berwisata, mudah sekali. Nanti akan banyak pilihan hotel, yang seusai dengan keinginan dan budget kita. Kalau mencari hotel di Traveloka juga sangat mudah, tersedia berbagaii pilihan hotel dan ketersediaan kamar di tanggal yang kita perlukan. 

Jika kita sudah sreg dengan pilihan hotel, kita tinggal pesan via Traveloka, kemudiaan kita transfer , setelah kita transfer, maka kita akan dapat online voucher sebagai bukti pemesanan kita, untuk kita pakai ketika check ini di hotel yang kita pesan. Aku sudah sering menggunakan Traveloka ini untuk memesan hotel ketika berwisata ke luar kota, dan tidak ada masalah...ketika kita mau check in, kita tinggal menunjukkan bukti pesanan kita dari Traveloka. Mudah sekali...!

Nah, beberapa waktu lalu kami menginap di Temanggung.  Tidak ada acara khusus sich ke sana, tapi mengapa sampai kami sempatkan menginap di sana ? Karena kami ingin mendatangi salah satu tempat wisata baru di Temanggung yang unik. Bukan tempat wisata biasa, tapi tempat wisata minat khusus, yang ada di daerah Ngadiprono, Temanggung Jawa Tengah. ..yaitu Pasar Papringan.

Pasar paringan ini bukan pasar biasa, tetapi merupakan Pasar yang di adakan hanya dua kali dalam sebulan, dan biasa pada tanggal khusus di Penanggalan Jawa yaitu Minggu Wage dan Minggu Pon.  Pasar Papringan ini unik, karena merupakan Pasar dengan keunikan lokasi serta konsep yang menarik untuk menjadi daya tarik wisata minat khusus, terutama wisata kuliner.

Karena yang di jual di Pasar Paringan ini mayoritas adalah makanan dan minuman tradisional dari daerah Temanggung. Jadi tidak perlu lagi berburu kuliner Temanggung satu persatu di berbagai tempat di Temanggung, tapi cukup ke Pasar Papringan ini, kita bisa mencicipi aneka kuliner khas Temanggung yang unik dan enak.

Konsep Pasar Prapingan ini juga unik, karena alat tukarnya bukan berupa uang rupiah, tapi pakai uang bambu, jadi ketika kita berbelanja, kita harus menukarkan uang kita dulu dengan uang bambu. Harga makanan juga murah, satu uang bambu kita bisa mencicipi satu atau dua buah jajanan. Wah, pokoknya kalau ke sana, bisa lapar mata melihat aneka jajanan tradisional yang di tata secara menarik.

Konsep penataan jualan juga tradisional sekali, tidak ada wadah plastik, yang ada aneka wadah gerabah, nampan dan anyaman bambu dan daun pisang sebagai tempat makanannya. Jadi konsepnya benar-benar kembali ke alam. Jika kita belanja ma di bawa pulangpun tidak ada kantong plastik, tapi kita bisa membeli keranjang bambu yang cantik untuk tempat kita menaruh belanjaan kita.

Semua makan yang di jual juga tradisional dan alami. Aneka makanan tradisional, dari makan berat seperti Nasi megono khas Temanggung, Empis-Empis khas Temanggung, Gule Jawa, Gudeg , dll ada. Yang paling menarik buatku adalah aneka jajanan pasar tradisional yang komplet jenisnya, sampai bingung mau beli yang mana. Aneka jajan pasar tradisional khas Temanggung yang mulai langka, seperti Ndas Borok, Ndog Bulus, dll...ada di Pasar Papringan ini.

Akhirnya biar puas bisa mencicipi semua, aku beli satu-satu aja...hihi. Baru ketika aku suka dengan suatu jajanan khusus, aku beli beberapa untuk di bawa pulang. Pokoknya bakalan betah dech jika jalan-jalan ke sana teman-teman, murah meriah harganya, dan banyak kuliner khas Temanggung yang menarik.

Berikut ini liputan aku ya dengan foto-foto komplet aneka kuliner khas Temanggung yang aku abadikan dalam foto. Sengaja datang ke sana pagi-pagi sekali, waktu masih belum buka, jadi bisa melihat kegiatan warga sekitar ketika mempersiapkan dagangan mereka. Oh ya, memang penjual aneka makanan di Pasar Papringan ini merupakan warga sekitar ya teman-teman yang sudah di bina secara khusus untuk berjualan di pasar tersebut. 

Waktu aku ke sana sengaja pagi-pagi, juga mengamati kekompakan warga sekitar dalam menpersiapkan Pasar Papringan. Warga bahu membahu bertugas, ada yang mengatur parkir, mengatur petunjuk jalan ke arah pasar, dll. Oh ya, Pasar Papringan ini berada di area desa, jadi kelemahannya adalah area parkir yang terpisah-pisah dan terbatas di sekitar pasar. Jadi jika mau ke sana, usahakan datang pagi-pagi ya teman-teman, agar mendapat lokasi parkir yang tidak terlalu jauh dengan lokasi pasar. Lokasi Pasarnya juga unik, berada di kebun bambu yang rimbun, kemudian para penjual ada di bawah pohon-pohon bambu yang rindang, jadi adem dan sejuk tempatnya.  Walau Kebun bambu, namun sudah di bersihkan dan di tata dengan menarik.

Kalau aku waktu ke sana sich niat banget datang pagi-pagi, jadi sebelum jam 6 pagi sudah sampai lokasi, jadi dapat parkir juga pertama..hihi..di dekat lokasi. Waktu datang ke area pasar ibu-ibu penjualnya ramah-raman sekali jadi aku sempatkan untuk berbincang dengan mereka tentang daganagn mereka. Jadi aku bisa tahu dan belajar dech aneka jenis kuliner khas Temanggung, baik yang sudah pernah aku coba atau belum aku coba. Waktu aku ke sana juga sedang ada liputan dari stasiun televisi nasional dan berbagai media besar dari Jakarta. 

Dan karena masih pagi juga waktu ke sana, aku jadi punya kesempatan untuk memotret aneka dagangan mereka yang masih utuh atau baru di tata. Seru sekali...dan menurutku itu adalah suatu pemandangan yang indah, melebih pemandangan pantai yang indah ketika kita berwisata ke pantai...hihi.  Selain bisa memotret dengan leluasa, aku juga bisa leluasa mencicipi berbagai jajanan yang di jual ketika masih pagi dan masih fresh serta masih hangat. Dan ketik pengunjung lain mulai berbondong-bongong datang, kami malah sudah bersiap pulang, sudah kenyang dan keranjang bambu aku pun sudah  pernuh dnegan oleh-oleh khas Temanggung...hihi. 

Dan hatipun gembira, Yodha juga suka ke sana, mendapat pengalam baru, mencicipi aneka kuliner baru, dia bisa belajar tentang daerah baru, dan juga belajar dan bermain di work shop aneka kerajian bambu di sana. Pokoknya seneng dech ada tujuan wisata baru seperti ini, selain bisa bermanfaat untuk melestarikan aneka kuliner tradisional, juga bisa menajdi wisata ilmu pengetahuan untuk anak-anak. Walau baru beberapa bulan ini adanaya destinasi wisata baru di Temanggung ini, namun hingga sekarang sudah sangat menarik minat wisatawan lokal dari daerah lain yang berbondong-bondong ke Temanggung. Kabarnya sekarang juga semakin berbenah dengan tambahan wahanan bermain untuk anak , dll. Ah..jadi pengen ke sana lagi dech. Temanggung yang selama ini memang kurang di kenal, akhirnya sekarang bisa menjadi salah satu tujuan wisata di jawa Tengah.  Semoga bisa menginspirasi daerah-daerah lain ya teman-teman agar lebih banyak lagi destinasi wisata minat khusus yang menarik.

Jadi, ayuk wisata ke Temanggung teman-teman, selain kita bisa menikmati suasana pedesaan khas Temanggung yang segar, aneka kulinernya yang unik-unik, sangat menarik untuk di coba. Jangan lupa, jika mau berwisata dan perlu memesan hotel di Temanggung, cara mudah adalah lewat aplikasi Traveloka.  Tinggal pasang aplikasi Traveloka di hape kita, dengan mudah kita bisa memesan hotel yang kita inginkan jika kita ingin berwisata ke daerah lain. Jika mau dari Semarang juga bisa, tinggal menginap di hotel di Semarang, kemudian pagi-pagi subuh bisa berkendara dengan mobil  ke Temanggung...jadi sekalian bisa berwisata kuliner di Semarang. Tapi jika mau menginap di Temanggung juga ada kok hotel yang bagus di kotanya.

Oke, selamat berwisata ya teman-teman, jika mau tahu jadwal Pasar ini buka, bisa di lihat di secara online di instagram ya. Atau cek saja di kalender Jawa, setiap Minggu Wage dan Pon.  Lokasinya ada di Desa Ngadiprono, Ngadimulyo, Kedu, Temanggung Jawa Tengah. Jika bingung lokasinya, pakai google map atau navigator aja, pasti sampai dech. 

Nah ini aku kasih oleh-oleh foto dulu ya...aneka kuliner khas Temanggung yang di jual di pasar Papringan...di jamin bikin betah dech jika berwisata ke sana.

Suasana penjual amaknan dan minuman di Pasar Paringan waktu mereka masih bersiap-siap ini ya, fotonya aku ambil masih pagi baru mau buka, sekitar jam 6 pagi, hihi. 

 



 

 

 

 
Ini aneka makanan berbahan Singkong dan Ubi, ada Lemet,  dll






Ini makanan tradisional Ketan, Lopis, dll.


Nah, kalau ini pasti belum banyak yang tau, ini namanya Ndog Bulus, enak sekali, salah satu favoritku. terbuat dari Kumbu Kacang Tholo yang di goreng dengan lapisan tepung.


Kalau ini, aneka Jenang.


 Nah kalau ini adalah Yangko isi kacang, dll.


 Ini makanan tradisional khas Temanggung terbuat dari singkong dan gula merah.


 Ini Gethuk.


 Ini Klepon.


Ini Bajingan ( ups...bukan berkata kasar, tapi memang begitulah namanya kata penjualnya..lol..! terbuat dari Singkong / Umbi lain yang di rebus dengan gula merah )



 Ini Wajik Klethik Kacang hijau, favoritku juga.


 Ini Onde-Onde.


 Ini Apem kukus.


 Ini Gulai Jawa.


Ini salah satu favoritku, Empis-Empis aneka ikan air tawar seperti Wader, Uceng, dll.


 Ini pelengkap Soto.


Ini aneka buntil.


 Ini Empis-Empis Tempe..enak..!


Ini Krasikan.


Ini Jenang.


Ini Combro / Klenyem


 Ini Cenil.


 Ini Kembang kelapa.


 Ini Kue Sagon, Mendut.


 Ini Rollade singkong.


Ini kue Getas.


 Ini Lapis singkong.





Vatal! Inilah yang Sering Diabaikan Saat Menggoreng Gorengan

Menikmati goreng di siang atau sore hari memang menyenangkan. Sensasi rasa gurih dan teksturnya yang renyah memberikan kenikmatan tersendiri ketika menyantapnya. Apalagi, kalau disampingnya juga tersendiri cabai atau saus, acara ngemil goreng seperti, mendoan, pisang goreng, bakwan, tahu isi, atau perkedel jagung jadi lebih menyenangkan.

Sayangnya, mengonsumsi goreng terlalu secara berlebihan juga tidak disarankan karena akan merugikan kesehatan. Sakit yang sering dialami lantaran terlalu banyak mengonsumsi gorengan umumnya terjadi di sekitar wilayah tenggorokan, seperti serak, batuk sampai munculnya radang pada tenggorokan.


Kondisi yang lebih vatal pun bisa terjadi. Hal ini lebih disebabkan kelalaian kita saat menggoreng gorengan. Bahkan, kelaian ini dapat berisiko menyebabkan penyakit kanker jika kelalaian itu terulang secara terus-menerus.

Apa saja hal yang sering diabaikan saat menggoreng gorengan hingga bisa berakibat vatal bagi kesehatan?

1. Membiarkan remahan gorengan tertinggal di minyak goreng


Kebiasan yang sering dilakukan saat menggoreng gorengan adalah membiarkan remahan goreng tertinggal di minyak sayur bekas menggoreng gorengan. Minyak sayur ini kemudian dipanaskan berulang kali dan digunakan lagi untuk menggoreng gorengan yang lain. Celakanya, jika remahan itu terangkut, tak jarang remahan itu juga ikut termakan. Jika dilakukan secara terus menerus, hal ini yang memicu munculnya sel kanker di dalam tubuh.


2. Tidak menyaring minyak sayur usai digunakan untuk menggoreng

Minyak sayur yang tidak disaring setelah digunakan untuk menggoreng lebih rentan meninggalkan sisa-sisa gorengan. Jika dipanaskan berulang kali, sisa gorengan itu pun akan menjadi gosong. Hal ini pula yang dapat memicu munculnya sel kanker di dalam tubuh.

3. Tidak mengontrol besar kecilnya api kompor


Lantaran ingin cepat panas, tak jarang kita menyalakan api kompor pada level paling tinggi. Akibatnya, minyak sayur jadi cepat panas. Jika dibiarkan terlalu panas, umumnya minyak sayur akan mudah menjadi keruh dan ini juga sangat berisiko buat kesehatan.

Agar lebih aman mengonsumsi gorengan buatan sendiri, hindari ketiga hal tersebut. Semoga bermanfaat!

Tips Mudah Agar Pepes Buatanmu Lebih Awet alias Tak Gampang Basi

Kalau Anda orang Jawa atau Sunda, pasti sudah familier sekali dengan kuliner benama pepes. Bahan utama masakan ini umumnya adalah ikan.

Adapun jenis ikan yang digunakan boleh disesuaikan selera. Pasalnya semua jenis ikan bisa diolah menjadi pepes, baik itu ikan laut maupun ikan tawar.

Cara membuat pepes juga cukup mudah. Di beberapa kesempatan County Food juga sudah mengulas beberapa macam resep pepes ikan.

pepes ikan

Lantaran masakan ini banyak mengandung air, tak heran jika pepes lebih mudah basi. Tapi, ada loh beberapa cara yang dapat ditempuh saat memasak pepes agar lebih awet alias tak mudah basi.

Mau tahu? Yuk simak pelejalasan berikut ini!

1. Matang sempurna


Lantaran bahan utama pepes adalah ikan yang notabene mudah busuk, jadi saat memasak, Anda harus memasak sampai matang sempurna. Caranya, gunakan api kecil-sedang saja ketika mengukus pepes. Dengan begitu, tingkat kematangan ikan pepes akan lebih sempurna.


2. Menumis bumbu


Saat membuat pepes, biasanya bumbu yang sudah dihaluskan yang nantinya akan diselimutkan pada ikan tidak ditumis terlebih dahulu. Tapi, cobalah menumis bumbu pepes terlebih dahulu sampai matang. Dengan begitu, pepes ikan akan menjadi lebih awat atau tahan lama.

3. Kurangi kadar airnya


Agar tak lekas basi, setelah dikukus sampai matang sempurna, kadar airnya harus dikurangi terlebih dahulu. Jika kadar air terlalu banyak, maka pepes ikan menjadi lebih mudah basi. Cara yang paling gampang untuk mengurangi kadar airnya adalah dengan membakarnya. Bakar pepes sampai daun pisang yang dijadikan sebagai pembungkusnya kering.

Nah, mudah kan? Semoga bermanfaat!