Resep Empek-Empek (Pempek) Palembang

Bismillah.....alhamdulillahh, akhirnya bisa posting resep empek empek setelah sekiaan lama aku sering membuat makanan yang diidentikan dengan kota Palembang ini. Biasanya ketika bikin empek empek aku masaknya pake ilmu emak - emak alias ilmu kira-kira ... jadi main asal cemplung aja, icip - icip kalau enak lanjuttt kalau dirasa ada rasa yang kurang tinggal ditambahin bumbu-bumbu sampe ketemu rasa yang tepatt...naahh, susyah kan kalo seperti ini njelasinnya πŸ˜†πŸ˜Š.Naa... ini kebetulan ada stok pasta ikan tengiri di kulkas, rencana buat bikin batagor kesukaannya mas Azka...ini kok tetiba aku pengen bikin empek empek ajaa..sekalian mengukur resepnya biar bisa di share resepnya a la dapur Klikue.

Empek - empek ada juga yang menyebutnya pempek merupakan makanan yang "katanya berasal dari Palembang", komposisi utamanya daging ikan giling dan tepung sagu serta bumbu - bumbu (garam, bawang putih, gula pasir, penyedap rasa, dan telur). Saat ini mudah sekali menjumpai empek - empek, ndak hanya di pulau asalnya Sumatera but di seluruh wilayah Indonesia tercinta ini. Aku mengenal makanan ini sejak kecil, karenan kebetulan ada saudara yang tinggal di Palembang. Sukaaa banget menikmatinya jaman kuliah di UNS Solo, but "terkendala harga" yang menurutku mahal karena jatah bulananku yang mepett karena kebutuhanku sebagai mahasiswa arsitektur yang butuh banyak kertas dan tinta (waktu itu menggambar menggunakan CAD dan sejenisnya belum begitu populer), jadi mending uangnya buat beli kalkir or rotring daripada buat jajan empek empek, heee......Back to empek-empek, aku pertama kali lihat cara membuatnya dari mba Sri -mamanya Zahran Thoriq- . Waktu itu sekitar tahun 2008, kita sama-sama kost di daerah Meratus Dalam, rumah kost kita berhadap- hadapan. Mba Sri yang asli orang Bangka, ternyata jagoo bikin empek-empek, nda cuma menggunakan ikan tengiri tapi juga ikan dencis (biasa dipake untuk sarden). Daannn....waktu itu aku hanya melihat dan ikut menikmatinya, saat itu belum ada naluriku untuk membuatnya. Kulihat riweuh soalnya, dari mulai mba Sri memisahkan duri dari dagingnya dilanjut melumatnya menggunakan cobek atau cukup mengeriknya menggunakan pisau dilanjut membumbui plus mengadonnya dengan menambahkan tepung sagu ... ribet!!, itu pikiranku saat itu...ternyata sekarang sebaliknyaa...aku justru menyukainya. Syukron ya mba Sri atas semua kebaikanmu....πŸ˜˜πŸ˜™ hanya Allah yang bisa membalasnya....hikss...tetiba kangen dirimu mbaa, yang sudah kembali ke Bangka sana....ana uhibuki fillah fil jannah😭. Heee..malah jadi curcol niiii

Ok, berikut resepnyaa ya...saya suka resep ini, garing di luar akan tetapi lembut di dalam. No msg yaaa....jadi kubanyakin komposisi bawang putihnya.


Empek - Empek Palembang
by Titi Klikue

Bahan I - Biang
- 50 gram terigu
- 200 ml air
- 3 sdm garam
- 2 sdt gula pasir
- 50 gram bawang putih halus
- 2 sdm minyak goreng

Bahan II
- 1 kg pasta daging ikan tenggiri
   (sudah berat bersih yaa...)
- 200 ml air dingin
- 2 butir telur, kocok lepas 
- 1 kg tepung sagu tani 
   (yang terpakai kurang lebih 600 - 800 gram, tergantung cara kita membentuk empek empek) *Tepung sagu ditambahkan bertahap sambil diaduk rata dengan tangan sampai adonan empek empek 1sudah cukup dan bisa dibentuk.
- telur untuk isian empek empek kapal selam
- minyak untuk menggoreng

Bahan III - Pelengkap
- Cuko 
- Timun, potong kotak kecil-kecil
- Ebi yang dihaluskan
- Mie kuning atau sohun

Cara membuat:
1. Bahan I: Campur terigu, air, garam, gula pasir dan bawang putih halus, lalu aduk rata. Masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk hingga mengental. Angkat. Masukkan minyak goreng, aduk rata dan dinginkan. Simpan di lemari es/kulkas sekitar 30 menit. Sisihkan.

Biang empek empek yang sudah di simpan di kulkas.

2. Keluarkan ikan tenggiri yang sudah dihaluskan dari freezer, biarkan mencair dan dagingnya lemas kembali. Campurkan daging ikan tengiri dengan air dan telur. Aduk rata dengan tangan hingga homogen.
3. Keluarkan bahan I - biang dari kulkas, campurkan dengan bahan II, aduk dengan tangan hingga rata.
4. Masukkan sagu tani sebagian dulu, kemudian aduk dengan tangan (ujung jari) asal rata saja, jangan diuleni terlalu lama. Tambahkan lagi sebagian, aduk lagi dengan ujung jari asal rata. Hentikan penambahan sagu jika dirasa adonan sudah cukup dan bisa dipulung.

Adonan empek empek dengan penambahan sagu tani sebannyak kurleb 600 gram --- siap untuk dibentuk

5. Adonan siap dibentuk sesuai selera (kapal selam or lenjer).
6. Rebus pempek yang sudah dibentuk dalam air mendidih yang diberi sedikit minyak goreng (agar tidak lengket satu sama lain) hingga pempek mengambang. Angkat dan tiriskan . Dinginkan. Pempek siap digoreng.

Pempek kapal selam:
1. Pecahkan telur ke cangkir kecil, bila perlu buang putih telurnya sedikit agar isian pempek tidak terlalu penuh. Sisihkan.
2. Lumuri kedua telapak tangan dengan sagu. Ambil adonan pempek sesuai selera besarnya, lalu bulatkan dengan menggunakan telapak tangan, tekan tengahnya dengan jari, kemudian perlahan buat lubang hingga berbentuk seperti kantung. Bagian bawah harus lebih tebal dari bagian atas agar adonan tidak bocor saat diisi. Pipihkan pinggiran bibir mangkuk adonan. Setelah lubang dirasa cukup, tuang perlahan telur dari cangkirnya. Jangan terlalu penuh, sisakan space untuk merekatkan.
3. Rekatkan bibir adonan dengan cara dijepit-jepit dengan jari sampai benar-benar menyatu. Cemplungkan ke dalam air mendidih perlahan-lahan jangan dibanting! Masak hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.

Empek empek lenjer siap untuk direbus

*abaikan bentuk kapal selam nya yang masih berantakan..heeee

Yuuummm!!

Subscribe to receive free email updates: